Respons kemanusiaan terhadap gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, terus diperkuat. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengaktifkan Pos Koordinasi Wilayah ( Poskorwil ) di Ende sebagai pusat koordinasi penanganan dampak bencana. Poskorwil tersebut akan membackup respons di enam kabupaten, yaitu Manggarai Timur, Ende, Manggarai Barat, Sikka, Manggarai, dan Nagekeo. Fokus utama tahap awal adalah melakukan pemantauan kondisi warga, asesmen kebutuhan, serta memastikan bantuan dapat disalurkan secara terkoordinasi. Untuk mendukung operasi di lapangan, posko sementara sedang dibangun di SMK Muhammadiyah Manggarai Timur. MDMC Pimpinan Pusat mengirimkan dua personel asistensi, Indrayanto dan Sarniyah, yang akan diperkuat tim MDMC Jawa Timur. Kebutuhan logistik darurat juga mulai dipersiapkan untuk mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat. Tidak hanya bantuan logistik, respons kesehatan turut dilakukan. Tim medis Klinik PKU Muhamm...
Perang Dunia II yang berlangsung sejak 1939 mempertemukan Blok Poros melawan Blok Sekutu. Pada 1945, posisi Jepang semakin terdesak. Pada 26 Juli 1945, Amerika Serikat, Inggris, dan Tiongkok mengeluarkan Deklarasi Potsdam yang menuntut Jepang menyerah tanpa syarat. Jepang tidak segera menerima tuntutan tersebut. Situasi semakin memburuk setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus dan Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Pada 15 Agustus 1945, Kaisar Hirohito mengumumkan melalui siaran radio bahwa Jepang menerima ketentuan Deklarasi Potsdam dan mengakhiri perang . Berita tersebut memicu semangat para pejuang Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Golongan muda mendesak Soekarno dan Mohammad Hatta agar kemerdekaan diumumkan tanpa menunggu keputusan Jepang maupun Sekutu. Perbedaan pandangan membuat para pemuda membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Setelah tercapai kesepakatan, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakart...